Demokrasi ala Axl Rose

Demokrasi ala Axl Rose

Menunggu kejutan Axl dan “teman-teman barunya”.

Guns N’ Roses, Chinese Democracy, 11.23.08”

Tulisan itu muncul di situs web grup band Guns N’ Roses. Pada 23 November nanti, mereka, GN’R, rencananya akan merilis “album mahal”: Chinese Democracy. Kenapa mahal? Chinese Democracy adalah album yang paling lama dibuat oleh grup itu dan menghabiskan jutaan dolar Amerika Serikat, menurut New York Times.

Sekilas tentang GN’R, band ini dibentuk di Los Angeles, Amerika Serikat, Maret 1985. Pada 1986, formasi GN’R diisi oleh “anak-anak bandel” ini: William Axl Rose (vokal), Slash (gitar), Izzy Stradlin (gitar), Duff McKagan (bas), dan Steven Adler (drum). Ini “formasi klasik” band itu. Dengan skuad ini, GN’R teken kontrak dengan Geffen Records.

Appetite for Destruction dirilis oleh band itu pada 1987, dengan hit Welcome to the Jungle, Paradise City, dan Sweet Child O’ Mine. Album ini laku 28 juta keping di seluruh dunia. Lalu menyusul GN’R Lies (1988).

Pada 1990, GN’R mulai masuk studio untuk membuat album baru. Hasilnya adalah album dobel, Use Your Illusion I-II, yang dirilis pada 17 September 1991. Dalam kedua album itu, Dizzy Reed (piano, keyboard) dan Matt Sorum (drumer pengganti Adler–dipecat karena kecanduan narkotik) ikut andil. Tur dunia Use Your Illusion pun digelar untuk mendukung penjualan album. Namun, selama tur, Stradlin mengundurkan diri karena berbeda pendapat dengan Axl dan Slash. Posisinya diisi gitaris dari Los Angeles, Gilby Clarke. Tur ini terkenal karena banyaknya keuntungan yang diraih dan sejumlah “insiden” yang terjadi di tubuh GN’R.

Setelah tur dunia itu, GN’R “mandul”. Album terakhir yang mereka buat isinya cuma lagu-lagu cover punk, The Spaghetti Incident? (1993). Terakhir kali GN’R nampang di tangga lagu Billboard dengan Oh My God pada 1999. Itu lagu soundtrack End of Days (filmnya Arnold Schwarzenegger).

Axl Rose, yang menderita bipolar disorder (gangguan perasaan yang ditandai dengan perubahan mood secara ekstrem dan mendadak), gembar-gembor akan merilis album baru. Karena “penyakitnya”, Axl kerap uring-uringan. Dia pernah membikin rusuh kala GN’R akan manggung pada 1992 di Los Angeles. Sikapnya itu membuat personel yang lain “gerah”. Ujungnya, karena nggak cocok, anggota band yang lain mundur satu per satu. Watak dan sikap perfeksionis Axl diduga jadi penyebab album baru itu lama kelar. Lalu personel klasik keluar dan anggota baru datang silih berganti.

Vokalis yang penuh kontroversi dan jadi sasaran kritik setelah hancurnya formasi lama GN’R itu pun menggaet anggota baru. Misalnya gitaris Robin Finck (Nine Inch Nails) dan Buckethead. Selain itu, ada pemain bas Tommy Stinson, Brian “Brain” Mantia (bekas drumer Primus), gitaris Paul Huge, dan Reed. Untuk membuktikan bahwa mereka masih eksis, GN’R muncul di hadapan publik lewat konser di Las Vegas dan Rock in Rio pada 2000-2001. Namun, personel GN’R masih berubah-ubah. Formasi terakhir: Axl Rose (vokal), Reed (piano, keyboard), Finck (gitar), Stinson (bas), Chris Pitman (keyboard), Richard Fortus (gitar), Ron “Bumblefoot” Thal (gitar), dan Frank Ferrer (drum).

Pada 5 Mei 2005, Axl hadir di sebuah stasiun radio dalam acara Friday Night Rocks with Eddie Trunk dan berkata, “Album baru GN’R akan dirilis sebelum 2005 berakhir.” Namun, sampai tahun 2005 habis, album itu masih belum dirilis. Setahun kemudian Axl ngoceh lagi, “Album GN’R akan dirilis pada 6 Maret 2007.” Kenyataannya, album itu pun urung dirilis.

Tahun demi tahun berlalu dan album baru GN’R tetap belum beredar–hal ini sempat menjadi bahan olok-olok. Sampai-sampai produsen soda di Amerika, Dr Pepper, bertaruh, jika album baru GN’R kelar tahun ini, mereka akan memberi satu kaleng soda gratis kepada setiap penduduk Amerika.

Setelah kurang-lebih 15 tahun pembuatan Chinese Democracy (yang pernah bocor di Internet), kabar soal keluarnya album itu pun muncul. Pada 22 Oktober lalu, single Chinese Democracy dirilis di Amerika–tersedia di www.bestbuy.com. Tanggal peluncuran album pun dibuat: 23 November 2008. “Dirilisnya Chinese Democracy adalah sejarah dalam musik rock ‘n’ roll,” kata Irving Azoff dan Andy Gould, asisten manajer GN’R. Album baru ini rencananya berisi 14 lagu. Musik punk rock, heavy metal, dan rock klasik kabarnya hadir di album ini–dan mungkin sedikit “pengaruh industrial” Nine Inch Nails. Namun, satu hal yang terpenting, apakah Chinese Democracy benar-benar akan beredar pada tanggal itu? Dan “demokrasi” apa yang akan ditawarkan mereka? Kita tunggu saja.

Tujuh belas tahun lalu, Use Your Illusion I-II dirilis dan sukses dengan sejumlah hit. Akankah Axl dan “teman-teman barunya” dapat melampaui prestasi album itu?

~ SPIN | BILLBOARD | GUARDIAN | NYTIMES | ANSWERS.COM | IYAN BASTIAN



2 Responses to “Demokrasi ala Axl Rose”

  1.   Ri@ Says:

    Woh bukannya udah kah ian ? jadi yg gw dapet dr dulu itu cuma bocorannya ya? mana udah pernah gw review tuh dari april 2007 : http://riaa.multiply.com/reviews/item/10

    jadi bingunggg

  2.   Ayahnya Ayna Says:

    Yang dulu kayaknya bocor dari Internet. Menurut situs GN’R sih album ini keluarnya ya tanggal segitu. Ya kita tunggu ajah.

Leave a Reply