Chinese Democracy Akhirnya Muncul Juga
Akhirnya Muncul Juga…
GN’R memerlukan waktu bertahun-tahun untuk merilis 14 lagu.
Setelah sekian tahun menunggu, akhirnya penggemar Guns N’ Roses bisa mendengarkan album baru band asal Los Angeles, Amerika Serikat, itu. Pada 23 November 2008, Axl Rose (personel asli band itu) menepati janjinya untuk meluncurkan album baru, Chinese Democracy, setelah merilis single yang berjudul sama akhir Oktober lalu.
Sebenarnya rencana rilis album keenam ini sudah berkali-kali dikumandangkan. Terakhir digembar-gemborkan materi tersebut dirilis pada Maret 2007. Penundaan itu terjadi ternyata karena satu hal: Guns N’ Roses kesulitan menentukan lagu yang masuk ke Chinese Democracy. “Kami sudah menggarap sekitar 70 lagu, sedangkan yang bisa dimasukkan hanya 16 hingga 18 lagu. Kami sudah merekam sedikitnya sebanyak dua album,” kata Axl Rose.
Akhirnya Chinese Democracy berisi 14 buah lagu. GN’R perlu waktu bertahun-tahun, biaya jutaan dolar, serta sepasukan personel, produser, dan penasihat untuk membuat album ini. Pembuatan album ini bahkan sudah menyedot perhatian sebelum resmi dirilis. Materi lagu bocor dan gosip yang bertebaran di Internet mengiringi perjalanan Chinese Democracy.
Selain itu, kabarnya pemerintah Cina mengganjal kehadiran album ini karena judulnya yang provokatif. Menanggapi adanya pelarangan album itu, sejumlah pengamat dan para penggemar musik Cina memberikan reaksi yang beragam. Namun, banyak orang berpendapat reaksi kemarahan spontan tak ada dasarnya.
“Anda hanya menilai dari nama judulnya. Apakah Anda pernah mendengar, memahami, dan memikirkannya?” tulis Guiyang, pria yang menyebut dirinya Mr Lee, dalam situs jejaring sosial budaya pop Douban.com.
Warna musik Chinese Democracy sering dirumorkan bakal seperti industrial rock. Aliran ini dianut Nine Inch Nails dan Ministry. Kebetulan salah satu personel baru GN’R adalah jebolan Nine Inch Nails. Kabarnya gaya itu sudah lama digemari Axl, tapi ia menampiknya. “Tidak akan ada industrial rock. Yang jelas akan ada banyak pengaruh seperti blues,” ujar pria yang bernama lengkap William Bruce Rose Jr. itu.
Ke-14 lagu dalam album ini sangat jauh berbeda dibandingkan dengan lagu-lagu dalam album GN’R sebelumnya. Ciri glam rock hilang sama sekali. Kalaupun ada persamaan paling bunyi orkestra dan piano yang dimasukkan dalam beberapa lagu.
Lagu Chinese Democracy punya riff yang bertenaga sebagai lagu pembuka. Adapun pengaruh Nine Inch Nails tertuang dalam lagu Shackler’s Revenge. Axl sepertinya “ketagihan” membuat lagu seperti ini setelah dulu dia pernah melakukannya dalam album Use Your Illusion II pada lagu My World. Lagu Shackler’s Revenge juga soundtrack video game Rock Band 2. Sementara itu, Better punya sound gitar yang catchy.
“November Rain jilid dua” hadir dalam Street of Dreams. Sepintas bagian awal Street of Dreams mirip intro lagu yang dirilis dalam Use Your Illusion I itu, cuma tak ada melodi yang “dahsyat” seperti yang dibuat Slash. If the World mengalun dengan unsur flamenco. Lagu ini menjadi soundtrack film Leonardo DiCaprio dan Russell Crowe terbaru yang berjudul Body of Lies.
Catcher In the Rye hadir dengan piano dan lirik “la la la” terdengar. Sepintas lagu ini mirip Midnight in Chelsea-nya Jon Bon Jovi. Adapun Scraped dan Riad n’ The Bedouins lebih menonjolkan bunyi gitar. Dalam Madagascar, Axl memasukkan sampel dari pidato terkenal dari Dr Martin Luther King (I Have A Dream) dan intro yang familiar dari lagu Civil War (Use Your Illusion II).
Axl menyanyi dengan gaya vokalis Queen, Freddy Mercury, dalam This I Love. Ini lagu paling mellow dalam Chinese Democracy. Selebihnya bunyi denting piano dan suara mesin drum (kadang dengan pengaruh hip-hop) terdengar di sana-sini. Axl juga memasukkan bunyi-bunyian “mesin” di sejumlah lagu. Memang lagu-lagu di album ini terdengar segar, modern, dan megah, cuma “roh” musik rock seperti hilang. Dalam soal lirik, di album ini jarang terdengar kata-kata kasar. Sebelumnya, Axl paling demen teriak-teriak dengan kata-kata tabu. Mungkin pengaruh umur membuatnya lebih “sopan” dalam menulis lirik.
Sebagai album yang dirilis pada era digitalisasi, Chinese Democracy dilempar ke pasar dalam tiga format berbeda, yaitu cakram padat (CD), vinyl LP dengan track yang bisa bebas diunduh, dan album digital.
Banyak pengamat musik pesimistis penjualan album grup yang diisi oleh Axl Rose (vokal), Dizzy Reed (piano, keyboard), Robin Finck (gitar), Tommy Stinson (bas), Chris Pitman (keyboard), Richard Fortus (gitar), Ron “Bumblefoot” Thal (gitar), dan Frank Ferrer (drum) itu akan mampu melampaui hasil album perdana Appetite for Destruction. Appetite disebut-sebut sebagai album GN’R paling terkenal, yang menampilkan lagu hit Welcome to the Jungle dan Sweet Child O’ Mine.
~ SKYNEWS | NYTIMES | SPIN | ANTARA | BERBAGAI SUMBER | IYAN BASTIAN


August 30th, 2009 at 5:43 pm
Buy Cheap Atarax…
Akhirnya Muncul JugaGNR memerlukan waktu bertahun-tahun untuk merilis 14 lagu.Setelah sekian tahun m [...]…